BK-DIKLAT KSB adakan Pelatihan Sistem Aplikasi Pelayanan Kepegawaian (SAPK)

Dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia di bidang teknologi informasi bagi Pegawai Negeri Sipil dipandang perlu untuk mengadakan Pelatihan Sistem Aplikasi Pelayanan Kepegawaian (SAPK) di Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kab. Sumbawa Barat. Pelatihan SAPK Angkatan I diadakan pada tanggal 11 s/d 12 Maret 2011. Instruktur didatangkan langsung dari BKN Pusat dan BKN Regional X Denpasar. Tim ini beranggotakan 4 orang dengan spesialisasi masing-masing yakni Hendra Rudiansyah ST (Analis Sistem), Helmi Wardhani, S.T (Programmer), Bariadi Jami Raharja dan Era Tri Utomo (Personal Trouble).
                                                                                       foto by: sayfull
 Di awali dengan Acara Pembukaan oleh Sekretaris BK-Diklat, Abdul Malik Nurdin, S.Sos. Beliau mengatakan bahwa mulai tahun ini BK-Diklat KSB perlahan-lahan membangun Rencana Pengembangan Sistem Informasi untuk mendukung pelayanan kepegawaian di KSB. “Di awal Maret lalu kami sudah memulai dengan Absensi Model Sidik Jari (finger print) dan pertengahan bulan ini juga kami teruskan dengan Sistem Aplikasi Pelayanan Kepegawaian (SAPK) berbasis Teknologi Informasi. Mohon doa dan dukungan semua pihak semoga langkah inovatif ini berjalan lancar sehingga kami mampu memberikan layanan kepegawaian dengan kualitas terbaik bagi PNS di KSB” ujarnya.

                                                                                      foto by: sayfull
Pelatihan SAPK Angkatan I diikuti oleh Kepala Bidang, Kepala Seksi serta Tim Pelaksana Pengembangan Sistem Informasi Kepegawaian BK-DIKLAT Kab. Sumbawa Barat. Sementara itu, Koordinator Petugas Data Pokok SAPK, Hermanyadi, S.Pd menyampaikan bahwa keunggulan sistem ini adalah OnLine dengan BKN Regional X Denpasar dan BKN di Jakarta sehingga kita bisa melihat langsung data pegawai melalui sistem ini. “Dulu kami harus menginput data kenaikan pangkat, pensiun dll ke Jakarta dan mengantri cukup lama, tapi sekarang data bisa langsung diinput dari sini dan prosesnya sangat cepat” ujarnya. Dikatakan pula tugas pokok dari Tim IT BK-DIKLAT yang baru dibentuk adalah mengentri dan mengupdate data PNS KSB yang berjumlah lebih 3000 melalui sistem ini. Ditargetkan selama 2 bulan ke depan program entri data ini bisa selesai. Terkait dengan itu BK-DIKLAT telah menyurati seluruh SKPD untuk segera melengkapi data PNS terbaru.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar